5 Aplikasi Pembayaran Digital untuk Bisnis, Terbaik dan Mudah Digunakan!

by Husna Rahman
aplikasi pembayaran digital

Menurut CEO Wendy’s, Dave Thomas, ada tiga hal sederhana yang dibutuhkan agar bisnis bisa sukses, termasuk mengenali customer. Seiring dengan perubahan pola customer dalam bertransaksi, salah satu yang bisa kamu optimalkan adalah dengan menggunakan aplikasi pembayaran digital.

Apalagi, berdasarkan Statista via DTI, jumlah pengguna pembayaran digital di Indonesia mencapai 158,7 juta dan sudah menghasilkan pendapatan sebesar 63,6 miliar dolar AS pada tahun 2021 kemarin.

Oleh karena itu, pertanyaannya bukan lagi seberapa penting aplikasi pembayaran digital untuk bisnis, tetapi aplikasi yang seperti apa yang bisa digunakan dengan mudah hingga memberikan dampak baik kepada cash flow bisnis?

Nah, berikut ini 5 rekomendasi aplikasi pembayaran digital untuk bisnis, terbaik dan mudah digunakan. Penasaran apa saja? Simak selengkapnya sampai bawah, ya!

Table of Contents

1. Paper.id

aplikasi pembayaran digital

Paper.id merupakan aplikasi pembayaran digital untuk bisnis yang menawarkan berbagai fitur menarik untuk memudahkan proses pembayaran maupun penerimaan. Dengan begitu, aplikasi ini sangat fleksibel dan cocok digunakan untuk semua macam bisnis, mulai dari kecil hingga besar.

Menariknya, Paper.id menyediakan berbagai metode pembayaran sehingga kamu tidak perlu menyediakan satu per satu, seperti transfer bank, kartu kredit, Virtual Account, E-Wallet, QRIS, hingga marketplace. Jadi, kamu memberikan kebebasan ke customer sesuai dengan preferensi mereka sendiri.

Kamu juga bisa gunakan fitur payment reminder atau pengingat pembayaran, di mana kamu bisa berikan pengingat otomatis kepada customer untuk invoice kamu yang belum terlunasi melalui Email, WhatsApp, dan SMS.

2. Paystand

Sama halnya dengan Paper.id, Paystand juga merupakan aplikasi pembayaran B2B yang menawarkan berbagai fitur yang memudahkan kamu dalam menerima dan melakukan pembayaran secara praktis.

Terdapat beberapa metode pembayaran yang bisa diterima di Paystand, seperti kartu kredit, transfer bank, dan E-Wallet. Menariknya, aplikasi ini juga menawarkan metode pembayaran in-store dengan kode QR sehingga memudahkan bisnis untuk menerima pembayaran baik secara online maupun offline.

Sayangnya, Paystand kurang cocok bagi pebisnis pemula. Hal ini disebabkan karena tidak ada dukungan untuk berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Aplikasi ini berasal dari Amerika Serikat, sehingga kamu mungkin akan mengalami kesulitan dalam memahaminya secara langsung.

3. Verto Pay

Verto Pay merupakan aplikasi pembayaran yang memungkinkan kamu bisa menerima dan mengirim pembayaran secara global hanya dalam satu platform. Sesuai dengan tagline-nya, aplikasi ini “menghubungkan bisnis apa pun dan di mana pun”.

Dengan Verto Pay, kamu bisa untuk menahan dan menukar mata uang asing hingga lebih dari 25+ mata uang tidak likuid. Hal ini membantu kamu sebagai pebisnis dalam mengelola risiko mata uang yang tidak diinginkan kedepannya.

Kendati demikian, Verto Pay tidak dilengkapi dengan beberapa fitur yang ditawarkan oleh aplikasi pembayaran lainnya, seperti pembuatan invoice. Jadi, aplikasi ini kurang cocok untuk kamu yang membutuhkan aplikasi pembayaran yang terintegrasi langsung dengan pembuatan invoice.

4. Venmo

Venmo adalah aplikasi pembayaran digital yang bisa kamu gunakan untuk mengirim dan menerima uang secara cepat dan mudah. Aplikasi ini juga tersedia di Android dan iOS, sehingga bisa digunakan kapanpun dan dimanapun hanya dalam genggaman. 

Karena memang Venmo dibangun sebagai aplikasi pembayaran peer-to-peer, yaitu untuk mengirim uang antara teman dan keluarga, maka dari itu aplikasi ini tidak cocok digunakan sebagai solusi pembayaran online untuk bisnis karena tidak ada catatan untuk pengajuan pajak.

5. Square

Square adalah aplikasi pembayaran yang memungkinkan kamu bisa menerima pembayaran dari customer lewat berbagai metode, termasuk kartu kredit, kartu debit, dan uang tunai. Aplikasi ini juga sudah tersedia di perangkat Android dan iOS.

Dengan adanya beragam fitur seperti manajemen inventaris, pemantauan penjualan, dan analisis data, aplikasi ini sangat cocok digunakan karena bisa membantu bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Sayangnya, Square hanya tersedia di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, dan Inggris. Aplikasi ini belum tersedia di Indonesia sehingga bisa menyulitkan bisnis lokal yang berfokus beroperasi di Indonesia.

Nah, itu dia 5 aplikasi digital untuk bisnis terbaik yang bisa kamu gunakan. Dalam kesimpulannya, dalam memilih aplikasi pembayaran digital, tentunya disesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan bisnis kamu seperti apa? Apakah hanya membutuhkan aplikasi dasar saja? Atau yang sudah terintegrasi dengan fitur lainnya?

Sebelum memutuskan keputusan akhir, coba untuk pahami dengan cermat setiap detail, termasuk fitur, biaya-biaya terkait, kekurangan dan kelebihannya yang ditawarkan oleh masing-masing aplikasi. So, aplikasi pembayaran digital yang seperti apa yang akan kamu gunakan?

*Artikel ini hasil kerja sama antara Paper.id dan MEA

You may also like

Leave a Comment