5 Perbedaan Landing Page dan Website yang Paling Mencolok!

by Bagus Alhadi
Perbedaan Landing Page dan Website

Ketika kita terjun dalam dunia bisnis online, seringkali kita mendengar istilah landing page dan website. Lalu apa yang terpikir dalam benakmu ketika mendengar kedua istilah tersebut? Meski terdengar mirip, ternyata ada beberapa perbedaan landing page dan website loh.

Yup, mungkin sebagian orang akan mengira bahwa dua hal ini adalah hal yang sama. Lantas apa saja perbedaan landing page dan website yang paling mencolok? Daripada penasaran, yuk simak artikel ini sampai habis!

Pengertian Landing Page dan Website

Mau belajar jualan online dari ahli dan pelakunya langsung?

Yuk langsung gabung aja di komunitas jualan online MEA. GRATIS!

Apa itu Landing Page?

Landing page merupakan halaman situs yang berdiri sendiri, dirancang khusus untuk kampanye pemasaran atau iklan. Fungsinya memungkinkan audiens “mendarat” setelah mengklik tautan dari surel, iklan Google, atau berbagai media sosial. Berbeda dengan halaman situs pada umumnya, landing page memiliki tujuan yang lebih terfokus dan mendorong pengunjung untuk melakukan eksplorasi.

Hal ini terwujud melalui desain khusus dengan satu tujuan yang dikenal sebagai panggilan tindakan atau CTA (call to action), yang mengajak para audiens untuk melakukan tindakan tertentu setelah masuk ke landing page.

Lebih singkatnya, landing page merupakan sebuah halaman web yang memiliki tujuan khusus berupa penjualan produk atau jasa. Biasanya para pemilik website menggunakan landing page untuk menawarkan sebuah promo maupun diskon.

Apa itu Website?

Berbeda dengan landing page, situs web dapat mengandung berbagai macam informasi, seperti teks, gambar, video, dan audio. Di samping itu, situs web juga dapat menyertakan fitur-fitur interaktif, seperti formulir kontak, ruang komentar, atau fasilitas pengiriman pesan langsung

5 Perbedaan Landing Page dan Website

Mau punya landing page jualan tapi nggak ngerti cara bikinnya?

Pakai Gowebin aja. Gratis Tools WA Blaster!

Setelah mengetahui pengertian landing page dan website, kini kita akan masuk pada pembahasan utama yakni perbedaan landing page dan website. Nah ada beberapa poin paling mencolok yang menjadi perbedaan landing page dan website diantaranya:

1. Tujuan Utama

Landing page dibuat untuk mencapai tujuan tertentu seperti mengumpulkan lead, mempromosikan produk, atau mengarahkan pengunjung ke tindakan penjualan, serta memiliki tombol CTA (Call-to-Action) sebagai ajakan untuk bertindak. kemudian  memberikan penawaran khusus sekaligus mengumpulkan informasi pelanggan atau listing, seperti data diri singkat, alamat, email sampai kontak WhatsApp

Sedangkan website bertujuan untuk menyediakan konten, profil bisnis, menjual produk atau jasa, berkomunikasi dengan pengunjung, sehingga pelanggan lebih mengenal sebuah brand. Dengan mempresentasikan bisnis secara keseluruhan, audiens akan dapat memperoleh informasi tentang brand tersebut sebanyak mungkin.

2. Isi Konten

Landing page kontennya sangat fokus pada tujuan utama dengan sedikit distraksi. Biasanya hanya memiliki satu tindakan yang diinginkan, yaitu penjualan. Kontennya biasanya singkat, langsung, dan menarik perhatian. Tujuannya adalah untuk mendapatkan respon cepat dari pengunjung.

Perbedaan Landing Page dan Website

Sedangkan website memiliki berbagai halaman dengan berbagai informasi dan mungkin memiliki navigasi yang lebih kompleks. Kontennya bisa lebih panjang dan lebih mendalam, juga memberikan informasi yang lebih detail dan komprehensif.

3. Audiens

Sedangkan website memiliki pengunjung yang hanya ingin mengenal atau meraba-raba terlebih dahulu tentang sebuah brand yang ingin mereka ketahui, mencari tahu seperti apa brand tersebut dan penawaran menarik apa ditawarkan.

4. Navigasi

Perbedaan Landing Page dan Website

Perbedaan landing page dan website selanjutnya terletak pada navigasi, landing page cenderung tidak memiliki navigasi atau lebih sederhana, fokus mengarahkan audiens ke satu arah yaitu penjualan.

Sedangkan website mempunyai sistem navigasi yang memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi beragam halaman yang tersedia. Saat audiens mengunjungi suatu website, mereka memiliki kebebasan untuk menavigasi melalui berbagai konten yang telah disediakan di dalamnya. Struktur navigasi pada website umumnya terdiri dari halaman beranda, portofolio, lokasi, kontak, informasi perusahaan, dan elemen terkait lainnya.

5. Ketersediaan

Landing page biasanya bersifat hanya untuk sementara atau dibuat khusus untuk tujuan kampanye dan promosi tertentu. Oleh karena itu, ketersediaan landing page mungkin terbatas pada periode waktu tertentu. Setelah kampanye berakhir atau tujuan tercapai, landing page dapat dihentikan atau diarahkan ke halaman lain. Hal ini memberikan fleksibilitas untuk menyajikan pesan yang sangat terfokus selama periode waktu tertentu.

Sebaliknya, website umumnya bersifat abadi dan terus tersedia secara online. Ini berfungsi sebagai representasi terus menerus dari entitas atau bisnis yang dimaksud. Pengguna dapat mengakses informasi, produk, atau layanan kapanpun mereka mau, tanpa terbatas oleh jangka waktu tertentu. Ketersediaan website memberikan stabilitas dan aksesibilitas yang lebih berkelanjutan, memungkinkan pengunjung untuk kembali atau menjelajahi konten kapan saja sesuai kebutuhan mereka.

You may also like

Leave a Comment