Tips Membuat Portofolio Digital Marketing yang Menarik HR!

by Fanny
portofolio digital marketing

Saat ini, dunia digital marketing sedang berkembang pesat dan diminati oleh banyak orang. Hal ini karena semua proses pemasaran dilakukan secara digital. Inilah mengapa Sobat MEA perlu memiliki portofolio digital marketing yang menarik, apalagi jika ingin terjun ke dunia ini.

Oleh karena itu, kami kan membagikan tips membuat portofolio digital marketing yang menarik dan memudahkan Sobat MEA untuk mencari pekerjaan yang berhubungan dengan digital marketing. Yuk simak!

Table of Contents

Apa itu Portofolio Digital Marketing?

Mau belajar tentang digital marketing secara gratis?
Yuk gabung ke Komunitas MEA dan dapatkan ilmu lengkap seputar digital marketing di sini. Gratis!

Menjadi seorang digital marketer adalah salah satu profesi yang menjanjikan saat ini. Hal ini karena seiring perkembangan teknologi, maka semakin banyak pula hal yang dilakukan secara online. Salah satunya adalah transaksi jual-beli produk dan metode pemasaran yang lebih banyak dilakukan secara online.

Untuk itu, Sobat MEA perlu memiliki portofolio digital marketing agar bisa menekuni profesi ini. Digital marketing sendiri sangat luas jenis pekerjaannya. Sobat MEA bisa memilih kategori sesuai kemampuan seperti dengan menjadi Copywriter, Social Media Specialist, SEO Specialist, Advertiser, Creative Writer, sampai Content Creator.

Portofolio digital marketing sendiri dibuat untuk menunjukkan kemampuan Sobat MEA dalam bidang ini. Jadi Sobat MEA bisa menampilkan proyek atau pekerjaan apa saja yang pernah dilakukan terkait digital marketing untuk menarik perhatian recruiters.

3 Manfaat Portofolio Digital Marketing

portofolio digital marketing

Memiliki portofolio tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan kemampuan Sobat MEA saja, namun hal ini juga penting untuk dibuat karena memiliki manfaat lainnya, yaitu:

1. Membuktikan Pencapaian yang Sudah Disebutkan di CV

CV (Curriculum Vitae) adalah dokumen penting yang harus Sobat MEA cantumkan pada saat melamar pekerjaan. Di CV, Sobat MEA tidak hanya menuliskan data diri, namun juga pencapaian dan pekerjaan apa saja yang sudah pernah dilakukan. 

Artikel Terkait  Fantastis! Mitra MEA Ini Hasilkan Omzet 300 Juta Dalam 5 Bulan. Kok Bisa?

Nah semua hal ini bisa Sobat MEA tuliskan lebih lengkap dan jelas dalam portofolio. Inilah yang membedakan CV dan portofolio. CV dibuat singkat, padat, dan informatif. Sedangkan portofolio adalah uraian lengkap mengenai kemampuan dan proyek yang pernah Sobat MEA kerjakan.

2. Branding Diri Sendiri

Portofolio digital marketing juga bermanfaat sebagai personal branding. Sobat MEA akan dikenal sebagai seorang digital marketer melalui portofolio yang dibuat. Kalaupun Sobat MEA masih belajar digital marketing, Sobat MEA juga bisa mencantumkan sertifikat atau proyek yang pernah dikerjakan.

3. Tampil Lebih Unggul

Recruiters atau HR akan lebih memilih kandidat yang sudah berpengalaman untuk bekerja di perusahaan mereka. Sedangkan seperti yang Sobat MEA ketahui, jumlah para pencari kerja lebih banyak dibandingkan lapangan pekerjaan itu sendiri. Jadi alangkah baiknya untuk menunjukkan keunggulan Sobat MEA melalui portofolio digital marketing.

7 Struktur Portofolio Digital Marketing

portofolio digital marketing

Tidak hanya profesi yang dibutuhkan oleh banyak perusahaan, gaji digital marketing juga menjanjikan bahkan untuk pemula sekalipun. Inilah mengapa banyak orang yang berubah halauan dan belajar digital marketing dari awal. Biar nggak kalah dengan yang lain, yuk susun portofolio digital marketing Sobat MEA yang lebih terstruktur dan jelas seperti di bawah ini:

1. Perkenalan

Pada halaman pertama dalam portofolio digital marketing, Sobat MEA perlu membuat perkenalan singkat mengenai diri sendiri. Perkenalan ini bisa berisi nama, latar belakang pendidikan, keahlian, dan perjalanan karir. Sobat MEA juga bisa menuliskan mengapa Sobat MEA cocok menempati posisi yang ingin dilamar.

2. Edukasi

3. Pengalaman Kerja

Halaman berikutnya pada portofolio digital marketing adalah pengalaman kerja dan pastikan berkaitan dengan digital marketing. Cantumkan nama perusahaan dan berapa lama Sobat MEA bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini akan menginformasikan seberapa loyal Sobat MEA pada suatu perusahaan dan apakah Sobat MEA mudah berpindah perusahaan atau tidak. Loyalitas sendiri menjadi nilai plus di mata recruiters.

4. Skills dan Tools

Mau bikin website sendiri tanpa harus coding?
Pakai aja Gowebin!

Recruiters juga perlu mengetahui kemampuan apa saja yang Sobat MEA miliki dan tools apa saja yang bisa Sobat MEA operasikan. Untuk itu, pastikan Sobat MEA mencantumkan skill dan tool yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan Sobat MEA di dunia digital marketing.

5. Sertifikasi

Tidak ada batasan untuk belajar, itulah mengapa banyak lembaga yang mengadakan pelatihan digital marketing dan Sobat MEA akan mendapatkan sertifikasi dari lembaga tersebut. Nah sertifikasi ini bisa Sobat MEA masukkan ke dalam portofolio untuk menunjukkan bahwa Sobat MEA memiliki keinginan belajar yang tinggi dan ingin terus berkembang.

6. Proyek

kolaborasi bisnis adalah

Ini dia yang sangat penting dalam portofolio digital marketing, yaitu proyek apa saja yang pernah Sobat MEA buat. Cantumkan foto, video, atau tulisan yang mendukung proyek yang Sobat MEA buat. Jika proyek tersebut ada pada website, maka Sobat MEA juga bisa mencantumkan link website-nya sehingga recruiters bisa mengeceknya.

7. Kontak

Terakhir, masukkan informasi kontak pribadi yang bisa digunakan recruiters untuk menghubungi Sobat MEA jika ada perkembangan lebih lanjut. Sobat MEA bisa memasukkan email, nomor WhatsApp atau nomor telepon yang aktif, serta link LinkedIn.

Itu dia 7 poin penting dalam portofolio digital marketing yang perlu Sobat MEA buat. Selamat mencoba!

You may also like

Leave a Comment