TikTok Shop Ditutup? Ini 4 Cara Tetap Untung di TikTok Shop. Seller Masuk!

by Husna Rahman
tiktok shop ditutup

Kontroversi TikTok Shop ditutup masih terus berlanjut. Semenjak resmi ditutup pada tanggal 4 Oktober lalu, sudah banyak seller TikTok dan juga TikTok Affiliate yang mengalami kerugian yang cukup signifikan. Hal ini tentu membuat banyak pengusaha UMKM merasa sedih karena nggak bisa berjualan lagi di platform TikTok.

Seperti kita ketahui, TikTok Shop sendiri diputuskan ditutup karena berbagai alasan. Salah satu alasan utama adalah karena TikTok nggak punya izin e-commerce. Hal ini membuat semua pengguna kini nggak bisa melihat menu TikTok Shop maupun melakukan checkout lewat .keranjang kuning TikTok Shop.

Kapan TikTok Shop Kembali Beroperasi di Indonesia?

Pasca ditutup, pertanyaan yang ada di benak setiap orang adalah apakah TikTok Shop bisa kembali di buka? Jika bisa, kapan TikTok Shop bisa kembali beroperasi di Indonesia? Pertanyaan ini tentunya sudah dijawab oleh pihak pemerintah utamanya Kementrian Perdagangan. Nah berikut ini adalah syarat agar TikTok Shop dapat kembali beroperasi di Indonesia:

  1. TikTok Shop baru memiliki izin PSE dari Kominfo. Jika ingin membuka TikTok Shop, pihak TikTok Indonesia harus meminta izin PMSE dari Kementrian Perdagangan sebagai kantor perwakilan perusahaan perdagangan asing.
  2. TikTok Shop harus membuat perusahaannya sendiri di Indonesia sesuai dengan aturan. Dalam hal ini, TikTok Shop harus memiliki badan hukum PT.
  3. Sebelum ditutup, TikTok Shop nggak memiliki izin sebagai e-commerce. Mereka hanya punya izin sosial media. Karena itu, pihak TikTok harus segera membuat perizinan e-commerce agar TikTok Shop dapat kembali beroperasi
  4. TikTok Shop harus melakukan koordinasi dengan pemerintah Indonesia secara intens terkait syarat dan perizinan yang berlaku.

4 Cara Tetep Untung Meski TikTok Shop Ditutup

Nggak perlu khawatir, ada beberapa cara agar Sobat MEA bisa tetap jualan dan tetap untung meski TikTok Shop belum beroperasi. Nah berikut ini ada 5 cara yang bisa Sobat MEA coba. Yuk langsung aja simak cara serta  penjelasannya di bawah ini!

1. Konten Marketing - Bio TikTok

Cara pertama yang bisa Sobat MEA lakukan untuk tetap untung di TikTok adalah dengan memanfaatkan konten marketing seperti biasanya. Jika biasanya konten marketing ini memunculkan keranjang kuning, maka kali ini berbeda. 

Sobat MEA wajib hukumnya untuk menambah link di bio TikTok. Karena memanfaatkan bio, maka CTA yang digunakan juga berbeda. Jangan gunakan “Check keranjang kuning” tapi gunakan “check produknya lewat link di bio ya,”

2. Live Streaming - Bio TikTok

Mau belajar bisnis online dan digital marketing bersama para pelakunya langsung?

Yuk diskusi bareng di Komunitas Bisnis Online MEA GRATIS sekarang juga!

Dengan ditutupnya TikTok Shop, banyak seller yang kemudian berpikir bahwa live streaming TikTok nggak akan bisa digunakan untuk berjualan lagi. Padahal, Sobat MEA masih bisa loh berjualan lewat live TikTok ini. Emang bagaimana?

Sama seperti sebelumnya, Sobat MEA bisa melakukan live seperti biasanya dengan mempromosikan produk dan juga membuat setting live yang memperlihatkan produk. Jika sebelumnya menggunakan showcase atau etalase TikTok, kini Sobat MEA wajib mengarahkan penonton untuk melakukan checkout lewat link di bio profil TikTok Sobat MEA.

3. Manfaatkan Momentum TikTok Ads

Karena keranjang kuning TikTok menghilang, percaya nggak percaya, mulai banyak seller utamanya advertiser yang mulai meninggalkan TikTok Ads. Saat masih bisa menggunakan keranjang kuning, harga TikTok Ads cenderung cukup mahal. 

Artikel Terkait  Kenapa TikTok Shop Belum Tersedia? Begini 2 Cara Mudah Mengatasinya

Tapi dengan momentum sekarang, akan ada pengurangan orang yang menggunakan TikTok Ads. Hal ini tentu harus Sobat MEA manfaatkan dengan baik. Dengan harga ads yang murah, Sobat MEA bisa memasang ads dan mengarahkan traffic dari TikTok ke tempat lain. Sobat MEA bisa mengarahkan ke marketplace lain, WhatsApp maupun landing page bisnis Sobat MEA.

4. Affiliate Marketing

Mau punya landing page jualan yang profesional dengan konversi tinggi?

Pakai Gowebin aja!

Salah satu keunggulan TikTok daripada media sosial lain untuk para content creator adalah fitur TikTok Affiliate. Seperti kita tahu, TikTok Affiliate ini merupakan sebuah program yang menjembatani antara seller dan creator. 

Dengan fitur ini, seller dapat menjual lebih banyak dengan promosi yang dilakukan para content creator. Sebagai gantinya, para content creator ini akan mendapat komisi dari setiap produk yang terjual. ,Meski TikTok Affiliate nggak ada, Sobat MEA masih bisa loh bermain Affiliate marketing. Bedanya, Sobat MEA harus menjalin kerja sama secara manual dengan para creator.

Nah itulah 4 cara mudah tetap untuk meski TikTok Shop ditutup. Semoga saja artikel ini bisa membantu Sobat MEA agar tetap bisa semangat berjualan dan nggak patah semangat meski TikTok Shop telah ditutup. Semoga saja TikTok Shop bisa kembali beroperasi di Indonesia dalam waktu dekat. Amin!

You may also like

Leave a Comment