Tertarik Jadi Telemarketing? Ini Tugas dan Tanggung Jawab yang Harus Dilakukan!

by Viki
tugas telemarketing

Dalam dunia marketing, profesi Telemarketing merupakan profesi yang sangat di incar para lulusan baru di masa sekarang. Mengingat gaji bulanan bisa didapatkan cukup besar. Tapi sayangnya masih banyak yang belum memahami apa tugas telemarketing sendiri.  

Telemarketing sendiri memiliki peranan penting dalam perusahaan. Karena telemarketing erat kaitannya dengan menawarkan barang atau jasa melalui telepon. Sehingga bisa di bilang, Telemarketing membantu menghasilkan omzet bisnis

Yuk, Gabung Komunitas Bisnis MEA!

Untuk mengetahui strategi menawarkan produk secara efektif dan pasti closing! Ada bimbingannya juga lho~ GRATIS!!!

Itulah mengapa banyak sekali yang ingin berkarir sebagai telemarketing. Dari tugas utamanya, telemarketing tidak hanya mendapatkan gaji bulanan, tapi juga komisi penjualan dan bonus. Untuk penghasilan lebih detail bisa lihat di sini.

Tapi untuk menjadi telemarketing, Sobat MEA harus memperhatikan kualifikasi yang perusahaan inginkan. Umumnya mereka membidik kandidat-kandidat muda atau fresh graduate untuk posisi Telemarketing. Selain itu, Sobat MEA juga harus memahami tugas Telemarketing yang akan dikerjakan nantinya. 

Memangnya apa saja tugas seorang Telemarketing itu? Simak!

Daftar Tugas Telemarketing

Jangan salah, meski terkesan mudah dan hanya perlu menelepon konsumen, pada faktanya seorang telemarketing harus memiliki skill komunikasi yang baik. Menciptakan percakapan yang efektif adalah tujuan utama yang ingin Telemarketing capai Karena dari hal inilah konsumen berpotensi menjadi benar-benar pelanggan. 

Selanjutnya, Telemarketing harus memiliki Database nomor telepon konsumen. Lalu menghubungi satu persatu daftar nomor tersebut untuk mempromosikan suatu produk tertentu. 

Dan tentunya masih banyak tugas lain yang harus mereka lakukan. Berikut beberapa tugas seorang telemarketing dalam perusahaan:

Melakukan Panggilan Telepon Pemasaran

Telepon penawaran ini bukan sekadar telepon, melainkan mereka harus menyampaikan informasi tentang produk/layanan yang terkait hingga membujuk konsumen untuk membeli, mendaftar, atau mencoba produk/layanan tersebut. 

Pengen Jago Ngomong Biar Omzet Gak Bolong?

Yuk, bongkar strategi jago public speaking untuk jualan agar bisnis makin cuan gak pake kwalahan!

Menentukan Pelanggan Potensial

Dari database yang Telemarketing miliki, mereka juga harus menentukan pelanggan potensialnya sendiri. Pemilihan pelanggan potensial ini bisa berdasarkan kondisi pelanggan, riwayat berlangganan, dan lain sebagainya. 

Menjawab Pertanyaan Mengenai Produk/Layanan

Setelah menelepon, biasanya akan muncul pertanyaan mengenai produk dari konsumen yang di telepon. Di sini, seorang Telemarketing harus selalu siap sedia menjawab setiap pertanyaan yang di ajukan serta melayani konsultasi. Apalagi terkait produk, Telemarketing harus menginformasikannya dengan jelas. 

Melakukan Follow Up Pelanggan

Jangan lupa untuk melakukan follow up terhadap pelanggan. Bukan hanya pelanggan yang belum membeli, tapi juga pelanggan lama yang sudah membeli agar terus membeli ulang produk atau memperpanjang layanan. Sehingga ada leads yang membuat pelanggan terus berminat menggunakan produk/layanan tersebut.

Self Branding Bikin Konsumen Melting!

Ssssttt, sebenarnya ini jimat yang bisa bikin konsumen auto beli produkmu. Jadi, yuk, mulai self branding agar konsumen auto beli tanpa basa-basi~

Evaluasi

Setiap pekerjaan pasti harus ada evaluasi. Begitupun Telemarketing. Mereka wajib memberikan penilaian terhadap tugas yang mereka lakukan dan hasil yang mereka dapatkan.

Evaluasi ini meliputi dari berapa banyak orang yang di hubungi, berapa banyak yang membeli dan menolak, serta memperbarui strategi yang harus dilakukan. 

You may also like

Leave a Comment