Website Vs Marketplace, Mana yang Lebih Bagus Untuk Bisnis?

by Viki
website vs marketplace

Pada era digital seperti saat ini, website vs marketplace menjadi dua konsep yang sangat penting dalam dunia bisnis online. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang berbeda, tapi keduanya sama-sama berperan dalam membantu perusahaan memperluas jangkauan bisnisnya dan meningkatkan penjualan secara online.

Namun terkadang masih banyak perusahaan yang bingung dalam memilih antara website vs marketplace. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kami akan membahas perbedaan antara website dan marketplace serta keuntungan dan kerugian dari masing-masing platform tersebut. Simak untuk dapat mengetahui platform yang tepat untuk bisnis Sobat MEA di bawah ini, ya!.

Website VS Marketplace

Sebelum membahas perbedaan website dan marketplace, mari kita bahas satu per satu tentang kedua platform ini. Yang pertama, Sobat MEA perlu mengetahui apa itu website. Website adalah halaman yang berisi informasi tentang toko atau produk secara online. Website digunakan sebagai alat marketing untuk menarik pengunjung dan membuat pengunjung membeli produk atau layanan yang Sobat MEA. Website biasanya berisi informasi tentang bisnis, produk, harga, fitur, hingga cara memesan produk tersebut.

Keuntungan menggunakan website adalah Sobat MEA memiliki kendali penuh atas informasi yang ingin disampaikan kepada pengunjung. Sobat MEA juga dapat menyesuaikan konten dan tampilan website sesuai dengan kebutuhan bisnis sesuai dengan branding dan kebutuhan. Selain itu, Sobat MEA juga dapat menggunakan website untuk membangun brand dan meningkatkan brand awareness melalui konten yang menarik dan SEO yang baik.

Tapi website memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah biaya yang cukup tinggi untuk mengembangkan dan mengelolanya. Sobat MEA perlu membayar biaya hosting, domain, desain, pengembangan, dan pemeliharaan website. Selain itu, website tidak memiliki basis pengguna yang sudah ada, sehingga Sobat MEA harus mempromosikan website sendiri untuk menarik pengunjung baru.

Jasa Manajemen Toko Profesional MEA

Mau website ataupun marketplace, semua akan berjalan cuan jika dikelola dengan profesional. Yuk, konsultasikan pada kami untuk memenuhi segala kebutuhan bisnismu serta pengelolaannya!

Sekarang, mari kita bahas apa itu marketplace. Marketplace adalah platform online yang digunakan oleh banyak penjual untuk memasarkan produk. Marketplace biasanya menyediakan berbagai kategori produk dan sudah dilengkapi dengan fitur untuk transaksi antara penjual dan pembeli. Beberapa contoh marketplace yang populer di Indonesia adalah Tokopedia, Lazada, Shopee, Bukalapak, dan marketplace lainnya.

Artikel Terkait  Jangan Salah, Ini 6 Cara Menulis Alamat Paket Agar Barang Selamat Sampai Tujuan!

Salah satu manfaat jualan di marketplace adalah Sobat MEA dapat mengakses basis pengguna yang sudah ada dengan mudah. Berbeda dengan website, marketplace sudah memiliki basis pengguna yang besar, sehingga Sobat MEA dapat langsung menjual produk kepada pengguna yang sudah ada di platform tersebut. Selain itu, Sobat MEA juga hanya perlu membayar biaya admin yang tidak sebesar biaya pengembangan website. 

Meskipun begitu, marketplace juga memiliki kelemahan. Salah satunya adalah Sobat MEA tidak memiliki kendali penuh atas informasi yang ingin disampaikan kepada konsumen. Sobat MEA harus mematuhi aturan dan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh marketplace yang digunakan. Selain itu, persaingan di marketplace juga sangat ketat karena banyak penjual yang menjual produk yang sama. Hal ini membuat Sobat MEA kesulitan untuk membedakan diri mereka dari pesaing.

Website Vs Marketplace, Mana yang Lebih Baik?

Setelah membandingkan pengertian serta keuntungan dan kerugian dari website vs marketplace, Sobat MEA juga harus mempertimbangkan faktor-faktor lain sebelum memutuskan untuk menjual produk melalui website atau marketplace. Pertimbangan ini termasuk jenis produk yang dijual, target pasar, dan strategi bisnis. Hal ini bertujuan agar Sobat MEA bisa mengetahui dan memilih platform mana yang lebih baik untuk bisnis.

Jika Sobat MEA menjual produk yang unik dan membutuhkan informasi lebih detail, cara berjualan website mungkin lebih cocok dijadikan sebagai pilihan. Tapi jika Sobat MEA ingin memanfaatkan basis pengguna yang sudah ada dan menjual produk yang sudah umum, menerapkan cara berjualan di marketplace mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Selain itu, jika Sobat MEA ingin memperluas jangkauan bisnis secara internasional, kami sarankan agar Sobat MEA menggunakan marketplace sebagaui sarana penjualan karena platform ini sudah memiliki basis pengguna global.

Artikel Terkait  6 Strategi Digital Marketing Terbaik Untuk Mengembangkan Bisnis Kamu

Atau, Sobat MEA bisa mempertimbangkan dengan menggunakan konsep website vs marketplace secara bersamaan. Sobat MEA dapat memiliki website sendiri untuk membangun brand dan meningkatkan brand awareness, sementara juga menggunakan marketplace untuk mengakses basis pengguna yang sudah ada.

Tingkatkan Brand Awareness dan Penjualan Jadi Lebih Mudah dengan Strategi Ini!

Sebelum memilih website atau marketplace, sebaiknya, lakukan branding dengan tepat terlebih dahulu. Yuk, ketahui strategi ampuhnya di sini!

Dalam memilih antara website vs marketplace, penting untuk mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari masing-masing platform serta faktor-faktor lain seperti jenis produk yang dijual, target pasar, dan strategi bisnis. 

Setiap penjual tentu memiliki kebutuhan bisnis yang berbeda, sehingga tidak ada pilihan yang benar atau salah. Yang terpenting, memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan dan dapat membantu meningkatkan penjualan secara online.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Oleh Penjual

Agar dapat memilih ingin menjual produk di website vs marketplace, berikut adalah beberapa perbedaan website dan marketplace yang dapat Sobat MEA jadikan sebagai pertimbangan agar bisa memilih platform yang tepat:

1. Biaya

Seperti yang telah MiMe sebutkan sebelumnya, website memerlukan biaya yang lebih tinggi untuk pengembangan dan pemeliharaannya daripada marketplace. Namun biaya tersebut akan sebanding dengan pengembalian investasi yang penjual dapatkan jika website berhasil meningkatkan penjualan dan brand awareness. Untuk itu Sobat MEA perlu menerapkan cara berjualan di website dengan menggunakan strategi yang tepat.

2. Kendali

website vs marketplace

Perbedaan website dan marketplace yang kedua adalah pada kendali. Sobat MEA memiliki kendali penuh atas informasi yang ingin disampaikan kepada pengunjung pada website. Sedangkan pada cara berjualan di marketplace, Sobat MEA harus mematuhi aturan dan kebijakan dari platform tersebut. Oleh karena itu, jika Sobat MEA ingin memiliki kendali penuh atas konten, tampilan, informasi yang ditampilkan, hingga diskon khusus pada waktu tertentu, maka cara berjualan di website menjadi pilihan yang lebih baik.

3. Basis Pengguna

MiMe juga telah menyebutkan di atas bahwa marketplace sudah memiliki basis pengguna, sehingga Sobat MEA dapat langsung menjual produk kepada pengguna yang sudah ada di platform tersebut. Namun basis pengguna pada marketplace biasanya sudah sangat jenuh dan persaingan di dalamnya sangat ketat, sehingga Sobat MEA harus memiliki strategi yang baik untuk membedakan produk mereka dari pesaing. Buat toko dan tampilan produk yang menarik agar pengguna lebih memilih untuk membeli produk Sobat MEA daripada produk kompetitor.

Artikel Terkait  Nggak Ribet, Begini Cara Buka Toko di Lazada untuk Pemula

4. Branding

website vs marketplace

Website dapat membantu perusahaan dalam membangun brand dan meningkatkan brand awareness melalui konten yang menarik dan SEO yang baik. Sobat MEA dapat menunjukkan ciri khas produk maupun toko dengan personifikasi website sesuai dengan branding. Dengan begitu, produk dan brand akan lebih mudah untuk dikenali.

Sedangkan pada marketplace, branding biasanya lebih sulit untuk dilakukan karena terdapat banyak perusahaan yang menjual produk yang sama. Jadi persaingannya akan lebih sulit.

5. Scalability

Scalability adalah kemampuan bisnis untuk tumbuh dan beradaptasi menyesuaikan dengan meningkatnya penjualan tanpa kehilangan kualitas dan efisiensi.

Jika Sobat MEA memiliki rencana untuk memperluas bisnis ke tingkat yang lebih besar, maka cara berjualan di website mungkin menjadi pilihan yang lebih baik karena Sobat MEA memiliki kendali penuh atas pengembangan website dan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnisnya. 

Tapi jika Sobat MEA hanya ingin menjual produk secara online tanpa harus memikirkan pengembangan dan pemeliharaan platform, cara berjualan di marketplace menjadi pilihan yang lebih baik karena lebih mudah untuk dilakukan.

Demikian penjelasan informasi mengenai Website vs Marketplace yang wajib Sobat MEA ketahui sebagai pebisnis. Seperti yang kita ketahui, website dan marketplace memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, Sobat MEA harus turut mempertimbangkan faktor-faktor yang sudah MiMe uraikan di atas. Sobat MEA juga bisa menggunakan kedua platform untuk menjual produk. Tapi jangan lupa barengi dengan strategi yang tepat agar lebih efektif dalam mencapai tujuan bisnis.

Jadi, pilih yang mana antara website vs marketplace?

You may also like

Leave a Comment